Menyikat Gigi Harus Dilakukan Sejak Bayi


Menjaga kesehatan gigi harus dilakukan sejak dini, bahkan sejak bayi. Bagaimana caranya? Temukan di sini.

Gigi adalah aset yang harus dirawat sejak dini. Seringkali para orang tua terlambat untuk merawat gigi anak-anak mereka, sehingga gigi buah hati yang biasa kita sebut dengan gigi susu menjadi keropos dan tidak sedap dipandang. Hilangkan pikiran “Ah, hanya gigi susu, nanti juga akan lepas dan diganti dengan gigi permanen saat si kecil mulai masuk sekolah dasar.” karena sekalipun gigi buah hati Anda masih berstatus gigi susu, ada beberapa alasan Anda harus merawatnya.

  • Gigi susu memegang peranan yang penting sebagai wadah untuk tumbuhnya gigi permanen. Jika gigi susu sudah keropos dan berlubang, ini akan menyebabkan perubahan susunan gigi.
  • Sama halnya seperti gigi permanen, fungsi utama dari gigi susu adalah proses pencernaan makanan yaitu menggigit, menyobek dan mengunyah makanan. Sehingga kerusakan pada gigi susu secara tidak langsung berpengaruh pada proses pencernaan makanan balita.
  • Gigi susu yang lengkap akan membantu balita dalam mengucapkan kata. Pada masa ini buah hati Anda akan mengenal jutaan kata, akan lebih baik ditunjang gigi susu yang sehat.
  • Penampilan si kecil tidak akan baik jika gigi susunya keropos dan berlubang, Anda tentu tidak ingin buah hati Anda mendapat julukan jelek dari teman-temannya.

Kapan Waktu Yang Tepat Menyikat Gigi?

Mengingat empat poin pentingnya memelihara kesehatan gigi susu, maka Anda harus mulai membiasakan diri untuk membersihkan gigi buah hati sedini mungkin. Kapan waktu yang tepat? Sudah banyak dokter gigi yang menyarankan agar orang tua mulai bertanggung jawab membersihkan gigi bayi sejak mereka lahir. Sekalipun gigi bayi baru tumbuh sekitar usia 6 bulan, Anda harus mulai merawat gusi sang bayi.

Usia 0 Hingga 6 Bulan
Pada masa ini gigi bayi belum tumbuh dan memiliki gusi yang masih sensitif dan lunak. Jangan takut untuk membersihkannya, karena Anda harus membersihkan gusi bayi dua kali sehari (pagi dan sebelum tidur). Lilit kain lembut yang lembab pada jari Anda, dan usap lembut pada gusi bayi. Bila bayi Anda telah selesai minum susu, selalu bersihkan mulutnya dengan kain lembab.

Usia 7 Hingga 12 Bulan
Ada kemungkinan gigi bayi Anda sudah mulai tumbuh pada masa ini, Anda bisa tetap memakai kain lembut dan lembab untuk membersihkan giginya, bisa juga memakai sikat gigi khusus bayi yang bisa Anda pakai pada telunjuk Anda. Caranya, basahi sikat tersebut dan tidak perlu menggunakan pasta gigi, kemudian sikat lembut gigi bayi yang sudah muncul.

Usia 13 – 24 Bulan
Tanyakan pada dokter gigi apakah si kecil sudah boleh dikenalkan dengan pasta gigi yang mengandung flouride (ada beberapa pasta gigi khusus anak yang tidak berbahaya jika tidak sengaja tertelan). Gunakan pasta gigi dengan takaran yang kecil. Kenalkan juga si kecil dengan sikat gigi khusus balita dan ajarkan cara menyikat gigi dan berkumur yang benar. Selalu ganti sikat gigi yang bulunya telah mencuat. Pada usia ini, Anda sudah bisa mengajak buah hati untuk memeriksa kesehatan giginya setiap 6 bulan sekali.

Tambahan

Proses menyikat gusi dan gigi yang benar harus diimbangi dengan kebiasaan yang sehat untuk gigi. Jauhkan si kecil dari makanan manis yang bisa merusak giginya dan tidak baik untuk kesehatan. Biasakan juga si kecil mengonsumsi buah-buahan segar yang kaya serat dan baik untuk pertumbuhan gigi dari dalam. Selain itu, jadilah contoh yang baik bagi buah hati Anda, jika mereka harus disiplin menyikat gigi, demikian halnya dengan Anda.

sumber:kapanlagi.com

Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s